Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, menghadiri forum internasional di Doha, Qatar, dengan tema keamanan global. Dalam pidato kuncinya, Mendagri Tito menekankan pentingnya berkolaborasi dengan non-state actors dalam menghadapi tantangan keamanan transnasional. Ia mengapresiasi penyelenggaraan forum oleh pihak Qatar dan The Soufan Center sebagai wadah penting untuk pertukaran pandangan dan memperkuat kerjasama internasional.
Mendagri Tito membicarakan pengalaman Indonesia dalam menghadapi kelompok ekstremis dan konflik bersenjata dengan kelompok separatis. Ia juga menyoroti berbagai tantangan kejahatan transnasional yang melibatkan non-state actors, baik domestik maupun asing, seperti penyelundupan narkoba dan kejahatan siber. Namun, ia juga menegaskan pentingnya kerja sama dengan non-state actors yang bersikap ramah dalam menjaga perdamaian dan kontra-radikalisasi.
Dari pengalaman tersebut, Mendagri memberikan dua rekomendasi utama, yaitu memperkuat kerja sama antarnegara dalam tingkat strategis dan operasional, serta melibatkan non-state actors bersikap ramah dalam strategi pencegahan ancaman dari non-state actors yang bersikap hostil. Ia menekankan kolaborasi lintas batas antara negara, lembaga kajian, dan organisasi internasional dalam menghadapi ancaman global. Global Security Forum (GSF) 2025 adalah forum keamanan internasional yang berlangsung di Doha, Qatar, dan menyoroti peran non-state actors dalam mengancam stabilitas dan kedaulatan negara.












