Sudah lebih dari dua tahun sejak Land Rover mengumumkan rencana untuk meluncurkan Range Rover yang sepenuhnya bertenaga listrik. Meskipun debut resminya masih dalam tahap penantian, kampanye teaser telah memberikan wawasan tentang desain SUV mewah ini. Range Rover Electric akan tetap terlihat mirip dengan versi bermesin bakar yang menggunakan platform yang sama. Berbeda dengan mobil listrik lain yang menawarkan bagasi depan untuk menggantikan mesin, Range Rover Electric tidak akan memiliki bagasi depan. Hal ini didasari oleh survei pelanggan yang menunjukkan bahwa ruang bagasi belakang sudah mencukupi tanpa perlu tambahan ruang bagasi depan. Meskipun mobil ini akan menggunakan baterai 117-kWh, desainnya memungkinkan volume kargo belakang tetap sama dengan model mesin pembakaran, tanpa perlu peningkatan lantai untuk menyesuaikan baterai.
Range Rover listrik akan menawarkan dua baris kursi secara eksklusif, karena kendala pengemasan menghambat kemungkinan versi tujuh kursi. Meskipun roda cadangan akan dijual terpisah, penempatannya akan mengurangi kapasitas bagasi belakang. Alasan Land Rover tidak menyertakan bagasi depan adalah karena preferensi pelanggan, juga demi menghindari area yang sering kotor untuk penyimpanan barang. Berbeda dengan pendekatan Jaguar I-Pace yang menawarkan kompartemen penyimpanan depan, Range Rover Electric fokus pada kenyamanan dan kepraktisan bagi penggunanya. Meskipun belum dibahas secara detail, bobot kendaraan ditargetkan sekitar 2.800 kilogram, menjadikannya lebih ringan dari beberapa pesaingnya. Peluncuran perdana dijadwalkan pada akhir tahun ini dengan pengiriman yang diharapkan dimulai pada tahun 2026. Land Rover percaya bahwa Range Rover Electric tidak akan hanya menawarkan performa superior, tetapi juga kenyamanan dan kemewahan sesuai dengan identitas merek Range Rover.












