Mobil listrik telah menjadi topik panas dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa orang mengkhawatirkan risiko bahaya kebakaran yang mungkin terjadi. Namun, data terbaru dari Dinas Pemadam Kebakaran Negara Polandia menunjukkan bahwa mobil listrik sebenarnya tidak lebih rawan terhadap kebakaran daripada mobil berbahan bakar konvensional. Dalam laporan keselamatan kebakaran terbaru, hanya 0,23 kebakaran terjadi per 1.000 kendaraan listrik yang terdaftar di Polandia, angka yang sebanding dengan kendaraan pembakaran internal.
Dari total 4.712 kebakaran kendaraan yang dilaporkan pada paruh pertama tahun ini, sebagian besar berasal dari mobil berbahan bakar, dengan mobil listrik hanya menyumbang sebagian kecil. Meskipun demikian, ketika terjadi kebakaran pada mobil listrik, bukan baterai bertegangan tinggi yang selalu menjadi faktor penyebabnya. Dalam sebagian besar kasus, kebakaran dipicu oleh kerusakan, penyebaran api dari sumber lain, atau kecelakaan. Dalam konteks global, kejadian kebakaran pada mobil listrik terbukti jauh lebih jarang terjadi daripada pada mobil konvensional.
Namun, ada kekhawatiran yang nyata tentang kesulitan memadamkan kebakaran pada mobil listrik yang melibatkan baterai bertegangan tinggi. Produsen mobil biasanya merekomendasikan prosedur khusus untuk memastikan risiko kebakaran bisa diminimalkan, namun tidak semua petugas pemadam kebakaran dilengkapi dengan peralatan yang diperlukan untuk menangani baterai EV yang terbakar. Meskipun demikian, dengan pertumbuhan pasar mobil listrik yang terus meningkat, penting untuk memahami fakta seputar kebakaran mobil listrik dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat.












