Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengambil langkah untuk mengerahkan sejumlah penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) di berbagai daerah guna membantu menyelidiki kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook dengan nilai mencapai triliunan rupiah. Hal ini dilakukan karena proyek pengadaan tersebut melibatkan wilayah yang luas di seluruh Indonesia, sehingga keterbatasan penyidik di Gedung Bundar menjadi alasan utama untuk melibatkan Kejari daerah. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, baik penyidik Kejagung maupun Kejari akan menangani objek penyidikan yang sama terkait dengan pengadaan Chromebook. Sebagai contoh, Kejari Mataram juga turut mengusut proyek tersebut. Adanya keterlibatan penyidik dari Kejari di berbagai wilayah diharapkan dapat mengisi dan melengkapi keterbatasan tenaga penyidik di Gedung Bundar. Aksi tersebut mencakup penyelidikan dalam pengadaan Chromebook yang sedang berlangsung.
Kejagung dan Kejari Se-Indonesia Usut Skandal Chromebook: Alasannya
Read Also
Recommendation for You

Jumat, 23 Januari 2026 – 22:07 WIB Jasa Raharja berpartisipasi dalam peninjauan pintu tol interchange…

Pada acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan…

Pada Kamis, 22 Januari 2026, Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk memberikan sejumlah uang…









