Infiniti, produsen mobil Jepang yang sedang mengalami penurunan penjualan, sedang merancang strategi untuk menghidupkan kembali mereknya. Mereka saat ini tengah menyiapkan generasi kedua Q50 untuk pasar Amerika dengan menggunakan platform yang sama dengan sedan Skyline Jepang dan mesin V-6 3.0 liter twin-turbocharged dari Nissan Z. Mesin ini diperkirakan dapat menghasilkan lebih dari 450 hp dan dilengkapi dengan transmisi manual, serta menggerakkan roda belakang.
Selain itu, Infiniti juga sedang mempertimbangkan pengembangan Q50 Red Sport performance trim. Setelah menghentikan produksi model Q50 pada tahun 2024, mereka hanya menyisakan empat kendaraan, semuanya berupa crossover dan SUV, dengan menghentikan model coupe, Q60, pada tahun 2022.
Meskipun sebelumnya berencana untuk menggantikan Q50 dengan kendaraan listrik, Infiniti kini memilih untuk tetap menggunakan tenaga gas. Mobil ini diharapkan mulai dijual pada paruh kedua tahun 2027. Dalam perhelatan dealer nasional di Las Vegas, Infiniti telah memajang teaser untuk model Q50S yang menampilkan desain lampu depan ramping dan lampu belakang bundar bergaya.
Dengan fokus pada desain yang menghubungkan kembali ke akar merek, Infiniti berusaha untuk membangkitkan minat dan antusiasme dari para penggemarnya. Hal ini menjadi bagian dari strategi mereka untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dalam industri otomotif saat ini.












