Pada Minggu, 24 Agustus 2025, masyarakat di Lombok Barat dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan bernama N yang ditemukan dicor dengan campuran semen dan pasir di dalam sumur selama tiga meter di kawasan Perembun Asri, Kecamatan Labuapi. Sebelumnya, keluarga korban melaporkan kehilangannya sejak 10 Agustus 2025 karena tidak bisa menghubungi N. Keluarga menerima pesan singkat dari nomor ponsel yang mengatakan N akan pergi kerja ke luar negeri, namun mereka merasa curiga bahwa pesan tersebut bukan dari N.
Dilakukan penyelidikan dan polisi menemukan jejak komunikasi terakhir korban, termasuk pesan seluler dengan seseorang yang dekat dengan korban. Setelah hampir dua minggu pencarian, jasad N ditemukan dalam kondisi sudah dicor beton di sebuah sumur di rumah seorang pria berinisial IM. Polisi segera mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk autopsi. Diduga korban memiliki hubungan asmara dengan IM, namun motif pastinya masih perlu diselidiki lebih lanjut.
IM kemudian ditangkap oleh polisi setelah jenazah dievakuasi. Motif sebenarnya dari aksi keji tersebut belum bisa dipastikan, tetapi diduga terkait dengan hubungan asmara antara korban dan terduga pelaku. Polisi menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban dan akan terus mendalami kasus ini dengan olah TKP ulang dan pemeriksaan barang bukti serta keterangan saksi. Langkah berikutnya, polisi melakukan pengamanan di sekitar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan terlibatnya pihak lain dalam kasus ini.












