Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, telah resmi melaporkan dugaan pemukulan yang dialaminya ke polisi, seperti yang dilaporkan oleh Koran VIVA. Polsek Palmerah menerima laporan tersebut dan telah mengkonfirmasi hal ini. Kasus pemukulan terhadap lurah tersebut dilaporkan sesuai dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, namun penyidikan masih berada dalam tahap penyelidikan. Kronologi peristiwa yang melibatkan Sidik belum diungkapkan secara rinci oleh pihak berwenang.
Sebelumnya, Lurah Manggarai Selatan beserta sopirnya, Asep Yudiana, menjadi korban amukan massa pendemo di Slipi. Insiden ini terjadi saat mereka sedang dalam perjalanan dengan mobil dinas berpelat merah menuju rumah di Tanah Abang Dalam. Akibat pemukulan dengan benda tumpul, mobil dinas hancur, sementara Sidik dan Yudiana mengalami luka lebam, memar, dan lecet di berbagai bagian tubuh.
Peristiwa yang menimpa Lurah Manggarai Selatan telah menarik perhatian publik, dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Meskipun demikian, Sidik dan Yudiana dinyatakan selamat meski mengalami cedera akibat insiden tersebut. Semoga kejadian ini segera mendapatkan kejelasan dan penyelesaian yang adil.












