Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyerukan AS untuk menghentikan rencana pergantian rezim dengan kekerasan di Venezuela dan di seluruh Amerika Latin dan Karibia. Maduro menekankan pentingnya menghormati kedaulatan, perdamaian, dan kemerdekaan serta ketersediaan Venezuela untuk berdialog. Selain itu, ia telah memobilisasi militer Venezuela sebagai tindakan antisipasi terhadap ancaman AS dan siap memasuki “perjuangan bersenjata” jika diserang. Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengancam akan menembak jatuh jet tempur Venezuela yang mendekati kapal perang AS. Situasi semakin diruncingkan dengan pengerahan jet tempur siluman F-35 AS ke Puerto Riko, yang dianggap sebagai ancaman oleh pemerintahan Maduro. Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, menyebut pengerahan tersebut sebagai “kebohongan terbesar” dengan dalih mengejar penyelundup narkoba. Selain itu, Maduro menegaskan bahwa Venezuela siap melawan segala bentuk agresi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Maduro Ketar-ketir: Venezuela Siap Dialog meski Ancaman Trump
Read Also
Recommendation for You

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa 120 ribu pasien penyakit katastropik yang terdaftar sebagai…

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto mengungkapkan bahwa TNI telah menyiapkan pasukan yang siap…

Waketum Partai Nasdem, Saan Mustopa, telah memberikan tanggapannya terkait usulan dari Partai Amanat Nasional (PAN)…

Pada hari Selasa, 10 Februari 2026, berita mengenai mantan pangeran Andrew Mountbatten-Windsor, kakak dari Raja…

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, merasa bersyukur karena kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)…







