Berita  

Peningkatan Kompetensi Guru Vokasi melalui Pembelajaran Mendalam

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan hal penting yang harus diutamakan mengingat perubahan dunia yang semakin cepat. Keterampilan keras (hard skills) dan keterampilan lunak (soft skills) menjadi kunci keberhasilan bagi generasi penerus negara, dimana soft skills memungkinkan para murid untuk beradaptasi dengan perubahan serta belajar hal-hal baru di luar sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan guna menyediakan generasi yang unggul.

Abdul Mu’ti menyampaikan hal ini dalam kegiatan pelatihan bagi guru kejuruan di Provinsi Jawa Barat, dimana pendidikan vokasi terus diperkuat untuk mendukung kebutuhan dunia usaha dan industri serta menciptakan lulusan yang kompeten dan bersaing global. Guru diharapkan untuk memperkuat soft skills murid melalui pembelajaran mendalam, di mana murid terlibat aktif dalam mencari atau menciptakan pengetahuan. Dengan pendekatan ini, diharapkan SMK tidak hanya mempersiapkan SDM yang terampil tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi di Kemendikdasmen menekankan pentingnya penyesuaian kompetensi guru dengan kebutuhan industri melalui program upskilling dan reskilling. Guru vokasi perlu terus belajar dan meningkatkan kompetensi agar kualitas pembelajaran dan lulusan dapat meningkat. Para guru juga diajarkan untuk menjadi bagian dari proses pembelajaran dan terus mengembangkan keterampilan teknis, pedagogik, kepemimpinan, dan kewirausahaan.

Melalui program ini, diharapkan guru dapat menyelaraskan diri dengan kebutuhan industri sehingga lulusan SMK dapat terserap dengan mudah di dunia kerja. Salah seorang guru yang mengikuti pelatihan ini menyampaikan pentingnya peningkatan pengetahuan sesuai perkembangan zaman untuk mempersiapkan lulusan SMK yang terampil dan memiliki soft skills. Diharapkan, melalui inisiatif ini, kualitas pendidikan vokasi dapat meningkat dan terjalin hubungan yang kuat antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Source link