Bantuan kemanusiaan berupa santunan diberikan kepada para penyintas dan logistik darurat diserahkan kepada korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khozyni di Sidoarjo, Jawa Timur. RCEO PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Surabaya, Jajang Abdul Karim, langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH. Abdul Mu’id Mujib Abbas. Bantuan tersebut meliputi air minum dalam kemasan, roti, mie instan, makanan siap saji, dan rencana pendirian dapur umum. Dapur umum ini akan memenuhi kebutuhan gizi para santri, pengurus pesantren, dan relawan yang terlibat dalam bencana tersebut. Selain itu, BSI Maslahat menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung masyarakat dalam situasi bencana sebagai bentuk kepedulian mereka. KH. Abdul Mu’id Mujib Abbas pun menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Tragedi yang menimpa Ponpes Al Khoziny pada Senin, 29 September 2025, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga besar pesantren tersebut. Musala yang ambruk menimpa para santri yang sedang menjalankan salat berjemaah di lantai satu bangunan. Menurut BNPB, 91 santri diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan Musala Pondok Pesantren Al Khozyni di Sidoarjo, Jawa Timur.
Dapur Umum Membantu Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Read Also
Recommendation for You

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan pendapatnya mengenai pelibatan TNI dalam…

Pangeran Abdul Mateen dan istrinya, Putri Anisha Rosnah, mengumumkan kabar bahagia kelahiran anak pertama mereka,…

Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers, berbicara tentang dominasi platform global yang menyebabkan gelombang pemutusan hubungan…

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menurunkan biaya haji untuk jamaah Indonesia dengan membangun Kampung Haji di…

Pada Sabtu, 7 Februari 2026, Komisi Yudisial (KY) memberikan dukungan terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi…







