Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, angkat bicara terkait konten negatif di media sosial yang memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memlesetkannya menjadi ‘Makan Beracun Gratis’. Menurut Dadan, meski setiap orang memiliki hak untuk menyebutkan apapun sesuai keinginannya, namun tak seharusnya tujuan utama dari program MBG menjadi kabur. Program MBG sendiri merupakan upaya Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil di Indonesia. Pihak BGN berharap agar program ini tetap dihormati dan tidak dipersempit oleh istilah-istilah negatif yang dapat merugikan program tersebut. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, juga turut merasa prihatin dengan berbagai sindiran dan lelucon di media sosial terkait program MBG, seperti ‘Makan Beracun Gratis’ dan ‘Makan Belatung Gratis’. Charles menyatakan bahwa konten-konten negatif tersebut dapat memengaruhi citra program MBG di masyarakat, sehingga perlu dilakukan upaya untuk memperbaiki persepsi ini agar program tersebut tetap diterima dengan baik oleh masyarakat.
Reaksi Kepala BGN terhadap Diplesetkannya Program MBG Menjadi ‘Makan Beracun Gratis’
Read Also
Recommendation for You

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa 120 ribu pasien penyakit katastropik yang terdaftar sebagai…

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto mengungkapkan bahwa TNI telah menyiapkan pasukan yang siap…

Waketum Partai Nasdem, Saan Mustopa, telah memberikan tanggapannya terkait usulan dari Partai Amanat Nasional (PAN)…

Pada hari Selasa, 10 Februari 2026, berita mengenai mantan pangeran Andrew Mountbatten-Windsor, kakak dari Raja…

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, merasa bersyukur karena kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)…







