Sebuah video viral di media sosial menampilkan sebuah mobil sedan Mercedes-Benz (Mercy) menggunakan pelat dinas TNI dan melaju ugal-ugalan di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan (Jaksel). Dalam rekaman tersebut, Mercy berpelat dinas TNI terlihat melaju zig-zag, melakukan pengereman mendadak, dan berpindah jalur kanan-kiri tanpa memberi kesempatan kepada pengemudi di belakangnya untuk mendahului.
Pengunggah video menyebut kejadian bermula saat pengendara melewati titik perbaikan jalan di turunan flyover Antasari. Mercy diduga tidak terima ketika mobil pengunggah berhasil lebih dahulu masuk jalur dan melakukan aksi berbahaya hingga mendekati Gerbang Tol Cilandak Utama. Dalam unggahan tersebut, narasi menyebut bahwa pelat merah dengan nomor 6583-00 yang terpasang pada Mercy tersebut bukan milik resmi TNI.
Kapuspen TNI, Mayjen Freddy Ardianzah, memastikan bahwa nomor pelat 6583-00 tidak terdaftar dalam data resmi TNI, dan kendaraan jenis Mercy S3000 tidak dimiliki oleh TNI. Hal ini menunjukkan bahwa pelat tersebut palsu, dan TNI akan mendukung langkah aparat kepolisian dalam menindak pelanggaran hukum terkait penggunaan pelat dinas palsu.












