Profil Yusuf Permana: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres

Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, mendapat sorotan publik setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia. Tindakan ini dilakukan setelah Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres mencabut ID Pers liputan khusus wartawan tersebut terkait pertanyaan tentang Makan Bergizi Gratis kepada Presiden Prabowo Subianto. Erlin Suastini, Kepala BPMI, telah meminta maaf kepada Diana dan CNN Indonesia dalam pertemuan yang berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Yusuf Permana menegaskan bahwa kejadian itu tidak akan terulang dan menyesalkan tindakan penarikan ID wartawan tersebut.

Yusuf Permana, yang dilantik sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres pada tahun 2024, memiliki latar belakang karir yang cukup panjang. Sebelumnya, dia pernah menjadi Staf Biro Protokol Setpres dan kemudian menjabat sebagai Kepala Biro Protokol Setpres. Pria kelahiran Jakarta ini juga pernah menjadi staf pribadi Mendiang Taufiq Kiemas dan menduduki beberapa kursi komisaris di perusahaan pelat merah. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, total kekayaan Yusuf Permana mencapai Rp13,33 miliar dengan aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Tangerang.

Yusuf Permana juga memiliki satu unit mobil Mitsubishi Pajero, surat berharga, serta kas dan setara kas dalam total kekayaan bersihnya. LHKPN yang disampaikan pada 2023 ketika dia masih menjabat sebagai Kepala Biro Protokol Setpres. Meskipun memiliki kekayaan sejumlah itu, Yusuf Permana telah menjalani berbagai jabatan dengan tanggung jawab dan integritas yang tinggi. Sebagai pejabat Eselon 1 di Kemensetneg, dia berkomitmen untuk menjaga hubungan dengan media dan publik dengan baik, seperti yang terjadi dalam kasus penarikan ID Pers wartawan CNN Indonesia.

Source link