Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, memberikan perhatian terhadap Tagar #BoikotTrans7 yang menjadi viral di berbagai platform media sosial, terutama X (sebelumnya Twitter) karena dianggap melecehkan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Lia menyebut bahwa aksi boikot tersebut merupakan bukti nyata kekuatan modal sosial santri. Ia menyoroti gelombang dukungan yang mengalir deras kepada Pondok Pesantren Lirboyo, menunjukkan solidaritas para santri. Menurut Lia, kekuatan santri sebagai fakta yang perlu dibanggakan bersama, karena hal tersebut juga menguatkan sumber daya manusia (SDM) bangsa. Perspektif Lia tentang kekuatan santri ini juga menjelang Hari Santri Nasional yang akan jatuh pada 22 Oktober 2025. Ia menegaskan pentingnya menjaga marwah kiai dan pesantren, sebagai upaya untuk mempertahankan peradaban pesantren sebagai bagian dari identitas Indonesia sebagai negara humanisme religius.
Boikot Trans7 Usai Lecehkan Ponpes Lirboyo: DPD Buktikan Solidaritas Santri
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah Provinsi Riau telah mengambil langkah konkret dalam percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten…

Menjalani pernikahan di zaman sekarang memang bukan perkara yang mudah, dibutuhkan usaha dan komitmen yang…

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah mengambil sampel DNA keluarga pramugari pesawat…

Beberapa pejabat negara menghadiri pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo, Agung Surahman, di Gedung Sasono Utomo…

Kasus yang melibatkan Bripda Muhammad Rio menjadi perhatian publik, bukan hanya karena dugaan keterkaitannya dengan…







