Gerakan Nasional 98 menggelar diskusi publik tentang pentingnya Demokrasi Pancasila dalam menghadapi perubahan politik modern di Jakarta. Tokoh-tokoh seperti Selamet Ginting, Taufan Hunneman, dan lainnya turut hadir untuk menyuarakan nilai-nilai Pancasila dalam konteks saat ini. Dr. Syaiful Bahari menyoroti perlunya rekonstruksi sistem ketatanegaraan Indonesia agar lebih sesuai dengan kearifan lokal. Demokrasi Pancasila menekankan musyawarah, keadilan sosial, dan nilai-nilai bersama di atas individu. Diskusi ini memunculkan kesepakatan untuk memperkuat Demokrasi Pancasila sebagai panduan dalam membangun masyarakat yang berkeadilan. Gerakan Nasional 98 berkomitmen untuk mengawal proses ini agar tetap sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.
Gerakan Nasional 98: Memperkuat Akar Demokrasi Pancasila
Read Also
Recommendation for You

Menjelang akhir tahun 2025, Anggota DPR RI Rudianto Tjen mendorong masyarakat untuk menggunakan refleksi akhir…

Organisasi Guru Merdeka Profesional (GM Pro) bersama guru dan tenaga kependidikan sekolah swasta di seluruh…

Organisasi Guru Merdeka Profesional (GM Pro) bersama guru dan tenaga kependidikan sekolah swasta dari seluruh…

Kunjungan Presiden Brasil, Lula da Silva, ke Indonesia pada Kamis (23/10) membawa pesan penting dalam…

Di tengah dinginnya ruangan Grand Cemara, Menteng, suasana Rakernas Ikatan Wartawan Online (IWO) 2025 mendadak…







