Bentley Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan Demi Pilihan yang Lebih Baik

Bentley telah menunjukkan ambisi besar terhadap mobil listrik dengan meluncurkan konsep EXP 100 pada tahun 2019 dan berencana untuk sepenuhnya beralih ke mobil listrik pada akhir dekade ini. Namun, dalam konteks penurunan minat global terhadap mobil listrik, Bentley telah merevisi rencananya dan kini menargetkan tahun 2035 sebagai target untuk mobil listrik sepenuhnya. Bahkan, Bentley sedang bersiap untuk merilis model baru dengan tenaga pembakaran dalam waktu dekat.

Dalam konferensi pers virtual baru-baru ini, CEO Bentley, Frank-Steffen Walliser, mengumumkan bahwa perusahaan sedang mengembangkan kendaraan berbahan bakar baru. Walliser menegaskan bahwa meskipun Bentley terus mengembangkan model listrik seperti Urban SUV, mesin tradisional berbahan bakar akan tetap menjadi bagian penting dari portofolio mereka di masa depan.

Walliser juga menyatakan bahwa Bentley akan terus berinvestasi dalam pengembangan kendaraan bertenaga pembakaran untuk beberapa tahun ke depan. Model-model yang sudah ada, seperti Continental GT, Flying Spur, dan Bentayga SUV, akan tetap menggunakan mesin bensin serta teknologi plug-in hybrid (PHEV), meskipun secara bertahap akan menyediakan opsi listrik sepenuhnya (BEV) untuk varian tertentu.

Salah satu model yang menjadi sorotan adalah Continental GT Supersports yang diperkirakan akan menjadi salah satu model non-hybrid yang dimaksud oleh Walliser. Versi performa tinggi dari Continental GT ini diyakini akan fokus pada mesin bensin murni dengan penggerak roda belakang. Informasi lebih lanjut tentang rencana masa depan Bentley diharapkan akan lebih jelas dalam beberapa bulan ke depan.

Source link