Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada tanggal 8 November 2025, meminta para senator Republik untuk mengubah dana federal yang digunakan untuk mensubsidi biaya asuransi kesehatan berdasarkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau menjadi pendapatan langsung bagi warga AS. Hal ini menyebabkan kemungkinan penutupan pemerintah AS atau ‘shutdown’. Kebijakan ini dikatakan mirip dengan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Indonesia. Trump mengusulkan agar dana yang saat ini diberikan kepada perusahaan asuransi dialihkan langsung kepada rakyat agar mereka bisa membeli layanan kesehatan sendiri yang lebih baik dan masih memiliki sisa uang. Komentar Trump ini muncul di media sosial sebelum Senat AS dijadwalkan kembali bersidang setelah menolak undang-undang yang akan memungkinkan pembayaran gaji pegawai federal selama penutupan pemerintah. Partai Republik dan Partai Demokrat masih berselisih pendapat tentang cara membuka kembali pemerintahan terkait subsidi layanan kesehatan yang akan berakhir bagi jutaan warga Amerika. Penutupan pemerintah yang telah berlangsung selama 39 hari telah memecahkan rekor dan menimbulkan dampak signifikan bagi jutaan pegawai pemerintah federal dan warga AS. Trump juga memutuskan untuk memboikot KTT G20 di Afsel dan menyinggung diskriminasi terhadap petani kulit putih. Afsel, yang menjadi negara Afrika pertama yang memegang presidensi G20, akan menjadi tuan rumah KTT selama dua hari mulai 22 November di Johannesburg.
Trump Minta Warga AS Dapat BLT: Imbas Shutdown Pemerintah
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah Provinsi Riau telah mengambil langkah konkret dalam percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten…

Menjalani pernikahan di zaman sekarang memang bukan perkara yang mudah, dibutuhkan usaha dan komitmen yang…

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah mengambil sampel DNA keluarga pramugari pesawat…

Beberapa pejabat negara menghadiri pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo, Agung Surahman, di Gedung Sasono Utomo…

Kasus yang melibatkan Bripda Muhammad Rio menjadi perhatian publik, bukan hanya karena dugaan keterkaitannya dengan…







