Setiap tahun, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai wujud penghormatan kepada mereka yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa. Pada tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh berjasa dari berbagai daerah. Salah satu sosok yang menarik perhatian adalah Rahmah El Yunusiyyah, pejuang perempuan asal Minangkabau yang dikenal sebagai pelopor pendidikan Islam bagi kaum perempuan. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi Rahmah dalam memperjuangkan hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan setara. Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyyah lahir pada 26 Oktober 1900 di Nagari Bukit Surungan, Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan ulama terkemuka, Muhammad Yunus al-Khalidiyah bin Imanuddin, dan Rafia, keturunan dari Haji Miskin, tokoh penting dalam Perang Padri. Sejak kecil, Rahmah tumbuh dalam lingkungan religius yang menanamkan nilai disiplin dan semangat menuntut ilmu. Rahmah tumbuh menjadi sosok yang cerdas dan berani menembus batas sosial. Pada usia 16 tahun, Rahmah menikah dengan Bahauddin Lathif, seorang ulama dari Sumpur. Meski begitu, perjuangannya tidak berjalan mudah, tetapi semangat pantang menyerah membuat Diniyah Putri mampu bertahan hingga kini.
Profil Rahmah El Yunusiyyah: Pahlawan Nasional Pendidikan Perempuan
Read Also
Recommendation for You

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Hotel…

Dua pemilik rekening penampungan untuk transaksi jaringan sindikat bandar narkoba Erwin Iskandar alias Koko Erwin…

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan arahan pada Kursus…

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa semua Ketua DPRD di seluruh Indonesia adalah individu patriot yang…

Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk bisnis dan lalu lintas,…







