PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau pengendara untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek selama 10 hari ke depan karena adanya pekerjaan perbaikan di lima titik ruas jalan tersebut. Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan permintaan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dialami pengguna jalan selama proses pekerjaan. Ia juga menyarankan pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, mempersiapkan kendaraan dengan baik, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, dan mengisi bahan bakar serta daya perangkat sebelum berangkat.
Langkah-langkah antisipatif telah disiapkan oleh pihak JTT untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode pekerjaan, seperti menempatkan petugas siaga di lokasi pekerjaan, melakukan pengaturan lalu lintas, dan melakukan penyempitan area kerja. Jika diperlukan, contra flow akan diterapkan dan berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya untuk memastikan kendali arus lalu lintas. Sosialisasi rencana pekerjaan telah dilakukan melalui spanduk imbauan dan ‘Dynamic Message Sign’ di kedua arah Tol Jakarta-Cikampek sebagai bentuk transparansi informasi.
Pekerjaan pemeliharaan ini dilakukan secara berkala untuk memastikan kualitas jalan tol tetap terjaga dengan baik dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi pengguna jalan. Menurut Senior Manager Representative Office 1 JTT, Amri Sanusi, pekerjaan ini juga merupakan bentuk komitmen JTT dalam menjaga mutu jalan tol dan memberikan perjalanan yang aman serta nyaman bagi semua pengguna jalan. Salah satu bagian dari pekerjaan pemeliharaan dilakukan di area Jembatan Sungai Citarum Km 01+517 Karawang Timur jalur Ramp pada rentang waktu tertentu.












