Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memiliki komitmen kuat dalam mendorong percepatan penetapan hutan adat di berbagai daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional tahun 2025 Pengurus Pusat Pemuda Katolik. Menteri Juli juga mengajak Pemuda Katolik untuk terlibat dalam advokasi penetapan hutan adat dan regulasi daerah. Selain itu, beliau juga membahas perkembangan skema pendanaan Tropical Forests Forever Facility (TFFF) di COP30 di Brasil, yang memberikan akses pembiayaan inklusif bagi komunitas pemilik hutan tropis.
Penting untuk dicatat bahwa peran Pemuda Katolik bukan hanya fokus pada isu-isu besar, tetapi juga pada masalah lokal yang langsung memengaruhi masyarakat. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi yang memperkuat hubungan masyarakat. Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menyambut arahan Menteri Juli dengan baik dan berkomitmen untuk memantau dan mengevaluasi program-program yang dilakukan oleh kader di seluruh Indonesia.
Rapimnas tahun 2025 ini membahas tema ‘Partisipasi dan Kolaborasi Pemuda Katolik dalam Mendorong Akselerasi Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah’. Acara tersebut juga melibatkan Pastor Moderator dari seluruh Indonesia serta Pasukan Komando Pemuda Katolik (Paskokat) yang fokus pada kebencanaan, aksi sosial, civic engagement, dan penguatan ketahanan masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Pemuda Katolik diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.












