Berita  

Penyelidikan Mendalam Kasus Ledakan di SMAN 72: Rano Karno Minta Akar Masalah Dikuak

Pada hari Minggu, 23 November 2025, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan keinginannya agar kasus perundungan (bullying) yang terjadi di SMAN 72 Jakarta dan diduga menjadi pemicu adanya ledakan di sekolah tersebut, diselidiki secara menyeluruh. Hal ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Rano menyatakan bahwa pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan telah diperintahkan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait kasus tersebut.

Menurut Rano, peristiwa yang terjadi di SMAN 72 harus dijadikan pelajaran bagi semua pihak. Ia menekankan bahwa semua pihak harus lebih waspada, terutama setelah ledakan bom rakitan yang dilakukan oleh salah satu siswa di SMAN 72 tanpa diduga sebelumnya. Rano juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan mengungkapkan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan dirinya telah mengunjungi sekolah dan rumah sakit untuk melihat kondisi korban ledakan.

Diketahui bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta saat ini sedang menjalani perawatan di RS Polri, sementara anak-anak lainnya dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta. Sebelumnya, Polisi menyebutkan bahwa pelaku diduga membeli bahan-bahan peledak secara online, tanpa diduga oleh keluarganya. Pelaku mengaku bahwa paket tersebut diterima untuk kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Proses rehabilitasi terhadap anak berhadapan dengan hukum dilakukan melalui kerja sama dan layanan psikososial yang ditekankan oleh Menteri Sosial, Gus Ipul. Semua pihak diharapkan dapat memberikan dukungan dan perhatian dalam menangani kasus ini agar dapat mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.

Source link