Pada hari Selasa, 25 November 2025, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan bahwa pihaknya telah menetapkan tiga daerah yang menjadi ‘center of gravity’ yang akan dijamin keamanannya. Keputusan ini diambil setelah rapat tertutup dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin, 24 November 2025. Daerah yang ditetapkan sebagai ‘center of gravity’ tersebut adalah Jakarta, Aceh, dan Papua, berdasarkan diskusi dan petunjuk yang diterima dari Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Sjafrie menjelaskan bahwa wilayah Jakarta akan diamankan dari segala sudut pandang, termasuk pengamanan pantai, udara, dan darat. Sementara untuk Aceh, sebagai bagian barat dari wilayah Indonesia, juga akan diperkuat keamanannya. Sedangkan di Papua, beberapa pasukan akan ditempatkan untuk pengamanan wilayah tersebut. Pemerintah menerapkan metode smart approach yang menggabungkan soft approach atau pendekatan teritorial, serta hard approach atau operasi taktis.
Sjafrie menegaskan bahwa pemerintah selalu waspada dan siap siaga terhadap ancaman taktis yang dapat mengganggu keamanan dan kegiatan di Papua. Tujuan utama dari langkah-langkah keamanan ini adalah untuk menjaga kedaulatan negara tanpa mengorbankan hak-hak rakyatnya. Presiden RI Prabowo Subianto juga memerintahkan audit menyeluruh terkait kasus Irene Sokoy, seorang ibu hamil di Papua yang meninggal bersama bayi di kandungannya setelah diduga ditolak oleh empat rumah sakit. -tvOnenews.com/Syifa Aulia












