Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengumumkan bahwa rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, saat ini sedang dalam tahap seleksi prajurit. Sebanyak 20.000 prajurit diharapkan akan dikirim untuk misi tersebut di bawah kepemimpinan seorang jenderal bintang tiga. Di bawahnya, terdapat tiga brigade komposit yang akan terlibat dalam misi tersebut.
Tahap seleksi prajurit tersebut meliputi tes kesehatan, tes psikologi, dan tes ketahanan fisik. Beberapa personil pendahulu juga akan dikirim untuk mengevaluasi kondisi dan penempatan pasukan di Gaza sebelum kedatangan prajurit utama. Hal tersebut dijelaskan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebut bahwa pasukan perdamaian tersebut akan beroperasi di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Prayurit yang akan dikirim nantinya akan fokus pada kebutuhan kemanusiaan dan pemulihan bangunan yang rusak di Gaza. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjalankan misi perdamaian tersebut. Sebelumnya, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah juga menyatakan bahwa 20.000 personel TNI yang dipersiapkan untuk misi perdamaian tersebut memiliki kompetensi dan pengalaman dalam tugas kemanusiaan. Mereka telah terbiasa menjalankan misi operasi militer selain perang, baik di dalam maupun luar negeri.
Informasi selengkapnya terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dapat diakses melalui link sumber di bawah.












