AUDI sedang memberikan gebrakan dengan cepat melalui model-model mobil listrik terbarunya. Setelah merilis E5 Sportback baru-baru ini, kini perusahaan tersebut telah memperkenalkan konsep AUDI E SUV di pameran Auto Guangzhou 2025 di Cina. Meskipun masih dalam format konsep, SUV bertenaga baterai ini memiliki potensi untuk diproduksi tanpa banyak perubahan, seperti halnya dengan saudara sedan E5 Sportback.
Konsep AUDI E SUV dilengkapi dengan dua motor listrik, satu di bagian depan dan satu di belakang, yang menghasilkan total 670 tenaga kuda. Dengan paket baterai 109 kilowatt-jam, SUV ini menjanjikan jarak tempuh 435 mil pada siklus CLTC, setara dengan sekitar 491 mil pada siklus EPA. Dengan platform 800 volt yang kuat, mobil ini juga dapat menempuh jarak 199 mil setelah pengisian daya cepat 10 menit.
Meskipun merupakan langkah yang berani, AUDI menyadari pentingnya pasar Cina dalam industri mobil global. Dengan model-model seperti E5 Sportback dan AUDI E SUV, perusahaan berharap dapat kembali merebut hati konsumen Cina yang cenderung lebih memilih mobil lokal yang lebih canggih teknologinya. Dengan kemitraan dengan SAIC China, Audi berhasil mengembangkan mobil-mobil khusus untuk pasar Cina yang dikembangkan berdasarkan platform Advanced Digitized Platform (ADP).
Penerimaan yang positif terhadap E5 Sportback menjadi sinyal positif bagi AUDI dalam merambah pasar mobil listrik di Cina. Dengan lebih dari 10.000 pemesanan dalam 30 menit pertama pra-penjualan, AUDI E SUV pun diharapkan akan mencapai kesuksesan yang sama. Sebagai upaya untuk kembali bersaing di pasar Cina yang kompetitif, AUDI membuktikan komitmennya dalam menghadirkan produk-produk inovatif yang mampu menarik minat konsumen global.












