Hyundai telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa dekade terakhir, bahkan mendapat pujian dari Porsche. Dari perspektif penggemar mobil, Ioniq 5 N diakui sebagai mobil listrik paling menarik yang diproduksi di Korea Selatan. Porsche telah menaruh perhatian pada mobil listrik berkinerja tinggi ini dengan membandingkannya dengan model N pertama yang tidak menggunakan mesin pembakaran.
Dalam wawancara dengan majalah Australia Drive, seorang petinggi Porsche, Frank Moser, memuji Ioniq 5 N. Dia menyebut pengalaman mengemudikan mobil listrik Hyundai ini sebagai “membuka mata” dan memuji insinyur Hyundai karena kehebatan desainnya. Moser juga menikmati fitur-fitur khas Hyundai seperti N Active Sound+ dan N e-shift.
Moser mengungkapkan bahwa Porsche akan mengambil inspirasi dari fitur-fitur Ioniq 5 N untuk model 718 listrik mendatang. Namun, dia menegaskan bahwa pengemudi harus memiliki kebebasan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur-fitur ini. Fitur N Grin Boost yang memungkinkan peningkatan output mobil hanya tersedia selama 10 detik dan hanya berfungsi jika daya baterai masih di atas 30 persen.
Meskipun Porsche berkomitmen untuk meluncurkan 718 versi listrik, model tanpa bahan bakar ini tidak akan diluncurkan sebelum 2027. Porsche masih akan menggunakan mesin pembakaran dalam versi “teratas” dari model Boxster dan Cayman generasi berikutnya. Moser menyatakan bahwa model ini mungkin sedikit lebih berat dari versi sebelumnya, namun Porsche berjanji untuk tetap menjaga bobot mobil relatif ringan untuk mobil listrik.
Porsche juga mengisyaratkan bahwa mesin pembakaran yang akan digunakan dalam model masa depan akan tetap flat-six, kemungkinan dikombinasikan dengan pengaturan T-Hybrid dari 911 GTS. Sebagai hasilnya, model gas pun diperkirakan akan lebih berat daripada generasi 982 yang baru-baru ini dihentikan produksinya. Menunggu versi terbaru dari Boxster dan Cayman dapat menjadi pilihan bagi para pecinta mobil Porsche yang menginginkan performa tinggi dengan desain yang ringan.












