Perbaikan Tabrakan Mobil Listrik: Harga Terjangkau dan Berkualitas

Harga perbaikan tabrakan mobil listrik berada pada titik terendah sejak kuartal terakhir tahun 2024, menurut data dari Mitchell, sebuah perusahaan solusi teknologi kerusakan mobil. Dalam kuartal ketiga tahun ini, banyak mobil listrik beredar di jalanan Amerika Serikat seiring dengan berakhirnya kredit pajak federal sebesar 7.500 dolar AS pada 30 September. Hal ini menyebabkan peningkatan penjualan mobil listrik sebesar 36% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang juga berdampak pada peningkatan jumlah pemilik mobil listrik yang perlu perbaikan.
Menurut Mitchell, frekuensi klaim untuk mobil listrik yang dapat diperbaiki akibat tabrakan mencapai 3,21% di AS pada kuartal sebelumnya, mengalami peningkatan 4,2% dari tahun ke tahun. Meskipun demikian, biaya rata-rata perbaikan tabrakan mobil listrik turun 2,4% dibandingkan kuartal sebelumnya, mencapai titik terendah sejak awal tahun. Meskipun demikian, mobil listrik masih merupakan kendaraan paling mahal untuk diperbaiki setelah tabrakan, dengan biaya perbaikan rata-rata mencapai $6.185.
Perbedaan biaya perbaikan antara mobil listrik dan mobil berbahan bakar gas semakin kecil, meskipun ketersediaan suku cadang menjadi masalah utama. Suku cadang asli (OEM) digunakan dalam 85,13% perbaikan mobil listrik, sementara hanya 62,30% digunakan untuk kendaraan berbahan bakar gas. Hal ini karena belum tersedianya suku cadang aftermarket untuk mobil listrik, yang seringkali lebih murah daripada suku cadang OEM. Seiring dengan itu, prosentase suku cadang yang dapat diperbaiki pada mobil listrik juga lebih rendah daripada mobil berbahan bakar gas, menyebabkan biaya perbaikan akhir yang lebih tinggi.
Mobil listrik terlaris seperti Tesla Model Y dan Tesla Model 3 menduduki peringkat paling tinggi dalam klaim perbaikan setelah tabrakan di AS. Tesla Model Y memiliki persentase klaim tertinggi sebesar 30,57%, diikuti oleh Tesla Model 3 dengan 26,68%. Di Kanada, Tesla Model 3 juga mendominasi peringkat klaim perbaikan, diikuti oleh Tesla Model Y dan Ford Mustang Mach-E. Hal ini menunjukkan bahwa popularitas mobil listrik juga membawa tantangan sendiri dalam hal perbaikan yang mempengaruhi biaya perbaikan konsumen.

Source link