Update Terbaru: Stellantis Tarik 6.000 PHEV karena Pedal Rem Berisiko Patah

Dodge dan Alfa Romeo telah melakukan penarikan hampir 6.000 crossover hibrida plug-in di Amerika Serikat karena ada masalah dengan pedal rem yang bisa patah saat pengereman yang kuat. Patahnya lengan pedal rem ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena membuat pengereman menjadi sulit. Model yang terpengaruh antara lain Dodge Hornet PHEV 2024 dan Alfa Romeo Tonale PHEV 2024 dengan total lebih dari 5.000 unit.

Penarikan ini sebenarnya merupakan perluasan dari penarikan sebelumnya yang dilakukan tahun lalu, dimana 21.000 mobil harus dikembalikan ke dealer untuk penanganan masalah yang sama. Saat ini, total jumlah mobil yang terpengaruh akibat masalah ini mencapai 27.000 unit di Amerika Serikat. Dealer akan melakukan penguatan pada lengan pedal rem dengan mur dan baut, dan lengan tersebut hanya akan diganti jika memang rusak.

Dalam situasi dimana pedal rem patah, Stellantis, perusahaan induk kedua merek ini, menyarankan pemilik mobil untuk menggunakan rem parkir elektronik untuk menghentikan mobil secara perlahan. Selain itu, sistem Pengereman Darurat Otomatis (AEB) juga akan ikut membantu dengan melakukan pengereman secara otomatis jika mendeteksi adanya potensi tabrakan.

Meskipun hanya satu kecelakaan terkait dengan masalah ini dilaporkan di Eropa, tidak ada laporan cedera yang terkait dengan masalah ini di pasar di mana mobil-mobil ini dijual. Dodge Hornet PHEV dan Alfa Romeo Tonale PHEV memang dibuat di pabrik yang sama di Italia, dan lengan pedal rem yang bermasalah juga diproduksi di sana. Sebelumnya, terdapat 15 kasus terkait masalah ini yang dilaporkan secara global.

Source link