Hyundai Motor Group di Amerika Serikat memiliki jajaran mobil listrik yang mengesankan, termasuk Ioniq 5 dan Ioniq 9 yang telah memenangkan penghargaan, serta Kia EV3 yang kompak. Namun, di Eropa dan Korea Selatan, keluarga mobil listrik ini lebih kuat lagi dengan mobil kompak seperti hatchback Hyundai Inster. Hyundai baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk meluncurkan “EV terbesarnya” untuk pasar Eropa di Brussels Motor Show pada bulan Januari. Model baru ini akan memperlihatkan teknologi listrik canggih, termasuk sistem pengisian daya 800 volt yang inovatif.
Kehadiran terbaru yang akan bergabung dengan keluarga mobil listrik Hyundai adalah Hyundai Staria EV, sebuah van yang telah hadir sejak 2021. Dikenal dengan desainnya yang elegan dan kemampuannya dalam berbagai konfigurasi penumpang dan kargo, Staria telah menjadi sorotan di berbagai negara. Dengan penggunaan paket baterai NCM lithium-ion 84 atau bahkan 99 kWh, dengan jarak tempuh sekitar 325 kilometer pada siklus WLTP, Staria EV menjanjikan keluarga jarak jauh yang nyaman.
Salah satu keunggulan dari Hyundai Staria EV adalah arsitektur listrik 800 volt yang memungkinkan pengisian cepat DC yang sangat efisien. Meskipun peluncuran Staria EV di AS masih tidak pasti, para penggemar van listrik di Eropa dapat menyambut kedatangan pilihan mobil listrik yang menarik dan bergaya. Dengan demikian, Hyundai terus berkomitmen dalam menghadirkan inovasi listrik yang canggih untuk pasar global.












