Operasi pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur terus ditingkatkan. Tim SAR gabungan, didukung oleh puluhan personel Polri, menggunakan teknologi canggih seperti drone bawah laut dalam upaya mencari pelatih sepak bola wanita Valencia, Martin Carreras Fernando, dan dua anaknya. Kapolres Manggarai Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Christian Kadang, mengungkapkan bahwa 35 personel kepolisian ikut dalam operasi pencarian tersebut.
Selain personel, kepolisian juga menurunkan tiga unit kapal patroli untuk mendukung operasi SAR berskala besar ini. Alat khusus seperti drone bawah laut, sistem sonar, seabob, dan skuter bonex pun dikerahkan oleh Ditpolairud Polda NTT guna mempertajam pencarian korban. Meskipun kondisi laut di lokasi kejadian cukup menantang, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan memperluas area penyisiran ke arah timur dari titik tenggelamnya kapal.
Dalam operasi yang memasuki hari keempat, tim berhasil menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan korban KM Putri Sakinah. Jenazah tersebut sedang menjalani proses identifikasi oleh Tim Posko Antemortem DVI Polres Manggarai Barat. Operasi pencarian terus dilakukan dengan tekun dan penuh semangat demi menemukan korban-korban lain yang masih belum ditemukan. Semoga operasi pencarian ini segera membuahkan hasil yang positif dan membawa kedamaian bagi keluarga korban yang telah mengalami musibah.












