Pencarian terhadap pelatih Valencia dan dua warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata Putri Sakina di Selat Padar, Taman Nasional Komodo, memperoleh perpanjangan waktu. Keputusan ini diambil setelah tim SAR gabungan melakukan rapat evaluasi di posko nataru Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Kamis malam, 1 Januari 2026. Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan perpanjangan pencarian dilakukan selama tiga hari ke depan atas permintaan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Kedutaan Besar Spanyol, dan pihak keluarga. Operasi sekarang akan fokus pada pencarian dengan menggunakan sonar. Sonar yang disiapkan, berasal dari Direktorat Polairud Polda NTT, Distrik Navigasi Kupang, dan IPB. Sementara itu, untuk pencarian di permukaan, tim akan terus melakukan penyisiran di sekitar Taman Nasional Komodo. Keluarga korban pelatih Valencia FC juga terlibat dalam proses pencarian dengan mendampingi penyelaman dan penggunaan sonar. Perwakilan keluarga dan Dubes Spanyol diantar langsung menuju sejumlah titik pencarian di laut untuk memantau langsung proses pencarian.
Pencarian Pelatih Valencia Diperpanjang, Alasannya Terungkap!
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah Provinsi Riau telah mengambil langkah konkret dalam percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten…

Menjalani pernikahan di zaman sekarang memang bukan perkara yang mudah, dibutuhkan usaha dan komitmen yang…

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah mengambil sampel DNA keluarga pramugari pesawat…

Beberapa pejabat negara menghadiri pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo, Agung Surahman, di Gedung Sasono Utomo…

Kasus yang melibatkan Bripda Muhammad Rio menjadi perhatian publik, bukan hanya karena dugaan keterkaitannya dengan…







