Berita  

Myanmar Beri Amnesti 6.186 Tahanan: HUT Kemerdekaan ke-78

Pada Senin, 5 Januari 2026, militer yang berkuasa di Myanmar mengumumkan pemberian amnesti kepada 6.186 tahanan, termasuk 52 warga negara asing, dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan ke-78 negara tersebut dari kekuasaan Inggris. Di antara tahanan yang akan dibebaskan adalah mantan menteri informasi yang ditahan karena kritik terhadap pemerintah militer. Namun, pemimpin demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang digulingkan dan dipenjara pasca kudeta militer pada 2021 tidak termasuk di antara mereka yang mendapat amnesti.

Myanmar saat ini sedang menggelar pemilihan umum multi-tahap yang dimulai pada 28 Desember, menjadi pemilu pertama sejak kudeta yang menggulingkan Suu Kyi. Partai-partai pro-demokrasi utama, termasuk partai Suu Kyi, dikecualikan dari pemilihan tersebut. Komunitas internasional secara luas mengkritik pemilihan tersebut sebagai upaya militer untuk memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan.

Menurut komisi pemilihan umum yang ditunjuk oleh militer, Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan yang didukung militer unggul pada tahap awal pemilu. Pemilu Myanmar dilakukan dalam tiga fase hingga 25 Januari, dengan hasil akhir diperkirakan akan diumumkan pada akhir bulan ini. Tim voli putri Indonesia juga berhasil memastikan tiket semifinal SEA Games 2025 setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0. Indonesia berpeluang menjadi juara Grup B dan terhindar dari Thailand.

Source link