Mau balapan motor Dakar dengan kencang di gurun Arab Saudi, sama sekeren jadi Sam Sunderland? Bayangin aja, kamu di bawah terik matahari, kecepatan 115 km/jam cuma dengan dua roda aja. Pasir terbang, helm sama kacamata tak cukup buat melindungi. Panasnya terik, kepal keringetan, dan mata silau. Tapi demi garis finish, harus liat ke bawah. Buku jalan jadi pemandu di bawah, alat modern kaya GPS tak ada. Balapan lebih dari 100 mil per jam di pasir, tetap fokus ke buku jalan. Hal baru banget buat GPS zaman sekarang, jauh beda sama era MapQuest cetak. Sunderland cerita gimana caranya, pake buku jalan dipasang di motor. Nilai odometer, cocokkan sama buku jalan, ikuti panduan saat lewat etape. Halaman buku ikut gerak, kontrol lewat tombol di setang motor. Ada tombol tambah kurangin pembacaan odometer, biar Sunderland tepat sesuai buku jalan. Sunderland cerita simbol-simbol arah di buku jalan, termasuk cara liat pasir sama medan kasar, kapan harus belok, dan lainnya. Melihat para pembalap motor Dakar nekat, aksi keren banget. Nonton video lengkapnya supaya tahu lebih banyak. Tapi setelah nonton, mungkin balapan Dakar kurang keren dibanding mati di hutan sambil buru rusa.
Cara Pembalap Motor Dakar Baca Peta Saat Kecepatan Tinggi
Read Also
Recommendation for You

Bentley Bentayga X Concept: SUV Off-Road Siap Untuk Medan Berat Bentley Bentayga X Concept membuktikan…

BMW telah mengakui umpan baliknya tentang penawaran langganan fitur di balik paywall dan telah menghentikan…

Capricorn Group, pemasok untuk Formula 1, LMP1, World Endurance Championship (WEC), dan klien balap lainnya,…

Formula 1 dan mobil klasik mungkin tidak secara langsung terkait, namun keduanya memiliki daya tarik…

Audi mempertimbangkan kembali penamaan model mobilnya untuk menghindari kebingungan di antara konsumen. Sebelumnya, rencana untuk…







