Iran mengutuk pernyataan negara-negara G7 yang siap untuk memberlakukan sanksi baru terkait aksi protes di Iran. Dalam pernyataan yang diunggah oleh Kementerian Luar Negeri Iran, mereka mengecam sikap campur tangan langsung dari G7 dalam urusan dalam negeri Republik Islam Iran. Kelompok negara G7 sebelumnya menyatakan keprihatinan atas situasi di Iran dan menyerukan kepada Teheran untuk menahan diri. Gelombang protes yang melanda Iran pada akhir Desember 2025 dipicu oleh kekhawatiran akan inflasi yang meningkat akibat pelemahan nilai tukar mata uang rial. Aksi demonstrasi yang semakin intensif juga dipicu oleh seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979. Presiden AS Donald Trump turut angkat bicara dengan mengancam akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu mengembangkan program rudal dan nuklir. Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman dari AS, yang menunjukkan bahwa situasi antara Iran dan AS semakin tegang.
Sanksi Baru Iran dari G7, Waspada karena Tindakan Munafik
Read Also
Recommendation for You

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memicu kecaman dari kelompok garis keras di dalam negeri setelah meminta…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta organisasi perangkat…

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, merasa bersyukur atas keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta…

Serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab, Iran selatan, yang menewaskan puluhan anak-anak diduga merupakan…








