Pada acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia telah menurun ke titik terendah sepanjang sejarah. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa capaian tersebut mungkin belum banyak diketahui oleh negara-negara lain karena Indonesia tidak suka bersikap pamer. Meski demikian, Prabowo berkomitmen untuk mengejar ketertinggalan dan menyatakan bahwa dalam empat tahun ke depan, Indonesia akan menghapuskan kemiskinan ekstrem serta menurunkan tingkat kemiskinan secara keseluruhan. Sebagai bagian dari misinya, Prabowo juga berencana untuk membangun 500 sekolah berasrama gratis, merenovasi 60 ribu sekolah, dan melakukan transformasi dalam bidang pendidikan nasional. Tindakan ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dari akar dan membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.
Kemiskinan Ekstrem di Indonesia: Rekor Terendah
Read Also
Recommendation for You

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, merasa bersyukur karena kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan pendapatnya mengenai pelibatan TNI dalam…

Pangeran Abdul Mateen dan istrinya, Putri Anisha Rosnah, mengumumkan kabar bahagia kelahiran anak pertama mereka,…

Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers, berbicara tentang dominasi platform global yang menyebabkan gelombang pemutusan hubungan…

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menurunkan biaya haji untuk jamaah Indonesia dengan membangun Kampung Haji di…







