Proses identifikasi seluruh korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Makassar telah selesai. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi 10 korban, menandai berakhirnya operasi pencarian dan pertolongan (SAR) oleh Basarnas. Dari 10 korban, tujuh jenazah terakhir diidentifikasi setelah Tim SAR Gabungan menyerahkan bodypack kepada Tim DVI. Proses identifikasi dilakukan secara intensif setelah jenazah diterima oleh Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan. Tim DVI didukung oleh berbagai tim lainnya untuk melaksanakan identifikasi jenazah dengan metode ilmiah. Jenazah pertama yang diidentifikasi adalah Yoga Nauval Prakoso, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selanjutnya, identifikasi dilakukan untuk korban lainnya seperti Hariyadi, Muhammad Farhan Gunawan, Ferry Irawan, Dwi Mardiono, dan Restu Adi Pribadi. Korban terakhir yang diidentifikasi adalah Andy Dahananto, pilot pesawat tersebut. Sebelumnya, tiga korban telah diidentifikasi yaitu Dede Maulana, Florencia Lolita, dan Esther Aprilita.
Identitas 10 Korban Kecelakaan ATR 42-500: Fakta Terungkap
Read Also
Recommendation for You

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memicu kecaman dari kelompok garis keras di dalam negeri setelah meminta…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta organisasi perangkat…

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, merasa bersyukur atas keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta…

Serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab, Iran selatan, yang menewaskan puluhan anak-anak diduga merupakan…








