Kepolisian Jakarta Selatan mendorong manajemen dan warga untuk melakukan mediasi terkait tempat hiburan malam yang kontroversial, “Party Station”, di Hotel Kartika One, Kampung Sawah, Jagakarsa. Menurut Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma, pihak kepolisian siap untuk mengamankan demonstrasi pada malam hari saat Party Station beroperasi. Di sisi lain, warga Kampung Sawah mengancam untuk menggelar aksi demo lebih besar jika tempat hiburan malam tersebut tidak segera ditutup. Mereka menyatakan keberatan atas adanya dugaan tempat maksiat dan menunjukkan ketidaksetujuan mereka terhadap keberadaannya di kampung tersebut. Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi, menegaskan bahwa apabila Party Station tidak ditutup, warga siap untuk turun ke jalan menyampaikan protes mereka. Dengan mendekati bulan suci Ramadhan, warga semakin keras dalam menolak keberadaan tempat maksiat tersebut. Saat ini, suasana kembali tenang setelah warga membubarkan diri, dan lalu lintas di Jalan Lenteng Agung telah kembali normal.
Warga Tolak ‘Party Station’: Polisi Dorong Mediasi
Read Also
Recommendation for You

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, merasa bersyukur karena kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan pendapatnya mengenai pelibatan TNI dalam…

Pangeran Abdul Mateen dan istrinya, Putri Anisha Rosnah, mengumumkan kabar bahagia kelahiran anak pertama mereka,…

Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers, berbicara tentang dominasi platform global yang menyebabkan gelombang pemutusan hubungan…

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menurunkan biaya haji untuk jamaah Indonesia dengan membangun Kampung Haji di…







