Pada tanggal 20 Februari 2026, Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menjalani puasa Ramadan pertamanya. New York merupakan rumah bagi lebih dari satu juta Muslim di Amerika Serikat, dan lebih dari 20% Muslim di negara ini tinggal di kota tersebut. Suasana Ramadan terasa kuat di Balai Kota New York saat Mamdani memulai hari pertamanya yang sibuk dengan berpuasa sebelum menghadiri acara perumahan. Ketika ditanya tentang perasaannya sebagai wali kota Muslim pertama di New York pada Ramadan, Mamdani merespons dengan nada ringan bahwa dia merasa haus namun menyebut Ramadan sebagai bulan favoritnya sepanjang tahun.
Menurut CBS News, Mamdani menganggap Ramadan sebagai bulan refleksi dan solidaritas yang jauh lebih dalam dari sekadar menahan makan dan minum. Dia berharap bisa terhubung dengan komunitas Muslim di seluruh kota, baik melalui buka puasa bersama maupun proyek-proyek pelayanan sosial. Ucapan “Ramadan Mubarak” juga disampaikan oleh Mamdani melalui kanal YouTube pribadinya untuk menyapa warga Muslim dan berharap agar bulan suci ini membawa keberkahan.
Semangat Ramadan juga dirasakan oleh anggota Dewan Kota New York, Yusef Salaam, yang menekankan bahwa puasa spiritual semakin mendalam setiap tahun. Bagi komunitas Muslim setempat, kehadiran wali kota Muslim memiliki arti penting dan simbolis. ICCNY di Upper East Side bersiap menampung ribuan jemaah untuk salat pertama Ramadan mereka. Para pemimpin pusat kebudayaan Islam ini mengingatkan bahwa awal Ramadan ditentukan oleh kalender lunar Islam. Keberadaan Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama di New York sangat berarti bagi komunitas Muslim di kota tersebut.












