Seorang operator di SPBU 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, mengalami penganiayaan oleh seorang pria yang diduga dalam pengaruh minuman keras. Pelaku menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan emosional sejak awal interaksi, membuat situasi menjadi tegang. Meskipun tidak bisa dipastikan apakah pelaku benar-benar dalam pengaruh miras, informasi yang beredar menunjukkan dugaan tersebut. Namun, Lukman Hakim, operator SPBU tersebut, fokus pada menjalankan prosedur SOP dan memberikan pelayanan tanpa memastikan kondisi pelanggan. Bahkan, pelaku yang diduga merupakan oknum aparat juga mengaku membawa mobil jenderal dan menyebut Kapolda, menciptakan situasi tegang dan memaksa petugas untuk bersikap hati-hati. Kejadian ini menggarisbawahi pentingnya keamanan dan kewaspadaan di sekitar lingkungan kerja, terutama saat berinteraksi dengan pelanggan yang emosional atau mencurigakan.
Pria Mabuk Bawa Mobil Jenderal Aniaya Petugas SPBU di Jaktim
Read Also
Recommendation for You

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memicu kecaman dari kelompok garis keras di dalam negeri setelah meminta…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta organisasi perangkat…

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, merasa bersyukur atas keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta…

Serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab, Iran selatan, yang menewaskan puluhan anak-anak diduga merupakan…








