Berita  

Kemhan Blak-blakan Terlibat Impor Pikap India: Penjelasan

Kementerian Pertahanan Diklarifikasi Terkait Hibah Mobil Mahindra Scorpio dari India

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa hubungan Kementerian Pertahanan dengan mobil Mahindra Scorpio dari India hanyalah dalam bentuk hibah. Hibah ini diberikan pada Desember 2025 dengan tujuan membantu penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatra. Keempat mobil Mahindra Scorpio tersebut kemudian diteruskan ke daerah terdampak di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh untuk digunakan dalam distribusi logistik, obat-obatan, dan mobilisasi personel di lokasi bencana.

Rico menegaskan bahwa hibah tersebut hanya terjadi sekali dan semua unit mobil sudah disalurkan. Kementerian Pertahanan tidak terlibat dalam proses pengadaan 105 ribu unit mobil pikap India yang saat ini menjadi perbincangan. Rico menegaskan bahwa publik tidak boleh terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat. Sebelumnya, perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M) mengumumkan rencana untuk mensuplai 35 ribu unit pikap Scorpio.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, konfirmasi impor 105 ribu mobil dari India, terdiri dari 35.000 unit mobil pikap ukuran 4×4 dari M&M, 35.000 unit pikap 4×4, dan 35 ribu unit truk roda enam dari Tata Motors. Meskipun demikian, Joao menyatakan kesiapannya untuk taat pada keputusan pemerintah dan DPR terkait impor mobil pikap asal India serta bertanggung jawab atas konsekuensinya. Kesimpulannya, Kementerian Pertahanan membantah terlibat dalam pengadaan mobil pikap India tersebut dan hanya menerima mobil Mahindra Scorpio dalam bentuk hibah untuk penanggulangan bencana.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *