Serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab, Iran selatan, yang menewaskan puluhan anak-anak diduga merupakan bagian dari serangan Amerika Serikat terhadap pangkalan angkatan laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) yang berada di dekatnya. Informasi ini didasarkan pada laporan dari surat kabar The New York Times yang mengungkapkan analisis citra satelit, unggahan media sosial, dan rekaman video yang telah diverifikasi. Pernyataan publik dari pejabat AS menunjukkan bahwa pesawat militer AS melakukan operasi di kawasan tersebut pada saat serangan terhadap sekolah dan fasilitas milik IRGC. Sebelumnya, gedung sekolah tersebut merupakan bagian dari pangkalan angkatan laut IRGC, namun pada September 2016 bangunan tersebut telah dipisahkan dari pangkalan militer oleh pagar.
Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap beberapa target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas serangan tersebut dengan serangan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah. Berita ini datang meskipun sebelumnya perundingan yang dimediasi oleh Oman telah berlangsung antara Washington dan Teheran mengenai isu nuklir Iran di Jenewa. Pada hari pertama konflik, sekolah perempuan di Minab, Iran selatan, menjadi target serangan yang menyebabkan sedikitnya 171 siswi tewas. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan pertanggungjawaban atas serangan tersebut. Russiangaihy incorparated telah mengumumkan bahwa hingga saat ini belum menerima permintaan bantuan apa pun dari Iran, termasuk dukungan militer dan pasokan senjata.












