Iran telah memperluas target potensialnya dengan memasukkan aset ekonomi Amerika dalam daftar target serangan, menurut laporan media Iran. Kantor Berita Fars mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa Teheran telah merevisi strategi penargetannya untuk meliputi modal dan kepentingan Amerika. Keputusan ini diambil setelah perubahan dalam pernyataan AS dan Israel yang kini mencakup ancaman langsung terhadap rakyat Iran. Pada Minggu malam, AS dan Israel melancarkan serangan udara yang menyasar fasilitas penyimpanan minyak di sekitar Teheran, menyebabkan kerusakan signifikan termasuk di Depot Minyak Shahran. Eskalasi konflik regional ini terjadi setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan melukai lebih dari 10.000 lainnya termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan negara-negara seperti Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Harga minyak juga mengalami lonjakan hingga mendekati US$120 per barel setelah produksi minyak di Timur Tengah dipangkas, menyebabkan Bursa Asia mengalami penurunan signifikan.
Iran Masukkan Aset Ekonomi AS ke Daftar Target Serangan: Analisis Terkini
Read Also
Recommendation for You

Indonesia mengalami keberhasilan yang luar biasa dalam mempertahankan stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di…

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau biasa disapa Gus Irfan, memberikan peringatan…

Lima orang tersangka dalam kasus dugaan penggelapan BBM, yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang…

Pada Selasa, 14 April 2026, Kepolisian Resor Siak, Provinsi Riau, menetapkan seorang oknum guru berinisial…

Pada Selasa, 14 April 2026, Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Paskah kepada Presiden…







