Derby panas antara Rapid dan Dinamo di Liga Rumania mengalami insiden yang mengganggu kedamaian sebelum pertandingan dimulai. Suporter Dinamo menciptakan kerusuhan saat berkumpul di stadion mereka dan melakukan konvoi ke stadion Giulești dengan moda transportasi publik. Mereka menyalakan obor, melemparkan petasan, dan mengeluarkan slogan-slogan rasis yang ditujukan kepada suporter Rapid. Kejadian ini bahkan membuat stasiun metro Basarab dipenuhi asap tebal akibat penggunaan bahan piroteknik yang masif yang berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.
Konflik juga terjadi antara suporter Dinamo dan aparat kepolisian ketika mereka dicegah melanjutkan perjalanan menuju stadion melalui jalur darat. Perselisihan ini berujung pada kekerasan fisik di tengah kerumunan, dengan seorang suporter dilaporkan mengalami luka di kepala dan harus mendapatkan penanganan medis. Situasi semakin rumit dengan klub berada di ambang penangguhan hukuman akibat perilaku suporter di pertandingan sebelumnya.
Meskipun demikian, perwakilan klub, Victor Angelescu, menyampaikan imbauan kepada para pendukung agar menahan diri dari tindakan yang mengganggu di stadion. Ia menekankan pentingnya pertandingan tersebut dan mendesak tim untuk memberikan performa terbaik. Pertandingan berjalan ketat dengan wasit Istvan Kovacs mengambil keputusan penting melalui bantuan VAR yang menghasilkan penalti untuk Dinamo pada menit kedelapan setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti.












