Pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Istana Kepresidenan Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan rencana tersebut, di mana kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada siang hingga sore hari dengan kapasitas sekitar 5.000 orang. Masyarakat yang hadir akan dilayani secara bergantian, dengan tersedia fasilitas tambahan berupa tenda di area luar untuk mengakomodasi pengunjung jika kapasitas di dalam penuh.
Dalam acara ini, disiapkan berbagai sajian makanan termasuk hidangan khas Lebaran seperti ketupat, serta hiburan sederhana untuk anak-anak yang datang bersama keluarga. Teddy menegaskan bahwa acara tersebut terbuka untuk umum, mulai dari siang hingga sore hari, sebagaimana kebijakan tahun-tahun sebelumnya di mana Istana Kepresidenan dibuka untuk rakyat. Terkait kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara halal bihalal tersebut, Teddy menyebutkan bahwa hal itu belum dipastikan, karena masih menyesuaikan jadwal kegiatan Kepala Negara.
Selain itu, pada Sabtu pagi, Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Aceh, serta mengecek penanganan pascabencana banjir di wilayah tersebut. Pembukaan Istana Kepresidenan untuk masyarakat pada momen Lebaran ini mengikuti pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkunjung dan bersilaturahmi di lingkungan istana tersebut. Menurut prakiraan BMKG, pada hari Lebaran cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta diperkirakan diselimuti oleh awan tebal.












