Selama arus mudik Lebaran, penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way menuai tanggapan beragam dari para pemudik yang melintasi jalur Jakarta menuju Bandung. Para pemudik, seperti Rico, mengakui bahwa kebijakan contraflow memberikan dampak positif dalam mengurai kepadatan kendaraan. Rico menyampaikan pengamatannya bahwa adanya contraflow berhasil mengurangi kepadatan arus kendaraan di sepanjang jalur tersebut.
Selain itu, pemudik lain, seperti Abel, juga merasa bahwa rekayasa lalu lintas sangat membantu dalam mengelola arus kendaraan selama perjalanan mereka. Mereka juga menyoroti penggunaan teknologi modern, seperti drone dan helikopter, yang digunakan untuk memantau kondisi jalan secara real-time. Abel juga mengapresiasi keberadaan pos pelayanan yang memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat selama mudik.
Di akhir pernyataannya, para pemudik mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan arus mudik Lebaran tahun ini. Mereka juga menyoroti pentingnya kerjasama semua pihak dalam memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan selama musim mudik. Hal ini juga tercermin dari pembukaan contraflow mendadak di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek akibat lonjakan kendaraan yang tak terbendung pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.












