Berita  

Detik-detik Menegangkan Penyelamatan Pilot F-15 AS oleh Trump

Pada Jumat, 3 April 2026, Iran mengklaim telah berhasil menembak jatuh pesawat militer Amerika Serikat dan merilis foto puing-puing F-15E. Sebagai respons, Amerika Serikat segera meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan awak pesawat tersebut. Dalam operasi tersebut, satu tentara AS berhasil diselamatkan pada Minggu dini hari setelah melalui baku tembak sengit dengan pasukan Iran.

Presiden Trump mengungkapkan keberhasilan operasi penyelamatan itu di media sosial miliknya. Prajurit AS yang berhasil diselamatkan berada di daerah pegunungan Iran yang berbahaya dan terus diburu. Namun, ia terus dipantau dan direncanakan penyelamatannya oleh pimpinan militer AS selama 24 jam.

Trump memerintahkan pesawat bersenjata lengkap untuk menjemput prajurit yang berhasil menghindari kejaran pasukan Iran selama dua hari. Meski prajurit tersebut mengalami luka, Trump menjamin bahwa kondisinya akan pulih. Operasi penyelamatan terkendala oleh baku tembak sengit yang berlanjut hingga siang hari, meningkatkan risiko keselamatan prajurit.

Otoritas Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait insiden tersebut. Namun, laporan dari Teheran menyebutkan adanya bentrokan di wilayah Kohgiluyeh Boyer-Ahmad yang menewaskan sembilan orang, tanpa kejelasan apakah terkait dengan operasi penyelamatan AS. Selain itu, Iran juga mengklaim telah menembak jatuh pesawat lain milik AS, Lockheed C-130 Hercules, yang masih menunggu tanggapan dari pihak AS.

Source link