Pemerintah Kota Yogyakarta akan membentuk tim pendampingan psikologis untuk anak-anak korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa orang tua korban meminta perlindungan dan pendampingan psikologis bagi anak-anak mereka yang telah mengalami kekerasan dan penelantaran di daycare tersebut. Hampir semua anak menunjukkan tanda-tanda psikologis yang tidak sehat, sehingga tim akan melibatkan berbagai ahli seperti ahli psikologi anak, ahli tumbuh kembang anak, ahli gizi, dan ahli pengasuhan. Orang tua korban mengeluhkan perlakuan buruk yang diterima anak-anak mereka di tempat penitipan tersebut, sehingga perlindungan dan pendampingan psikologis diperlukan. Aparat kepolisian juga diapresiasi atas tindakan cepat mereka dalam menggerebek daycare dan memeriksa pengelola. Proses hukum terus berjalan dan pihak terkait siap mendengarkan keluhan dari orang tua korban.
Pemkot Yogyakarta Dukung Korban Kekerasan Daycare dengan Tim Psikologis
Read Also
Recommendation for You

Raja Juli Antoni Laporkan Capaian Indonesia dalam Pengendalian Karhutla di Sidang UNFF21 Pada rangkaian Sidang…

Momentum Penguatan Reformasi Hukum dan Birokrasi Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad…

Pemimpin Tertinggi Iran Memimpin Pertemuan Strategis dengan Pemimpin Militer Pada hari Minggu, 10 Mei 2026,…

Prabowo Subianto Risau dengan Masalah Sampah di Indonesia Prabowo Subianto Risau dengan Masalah Sampah di…








