Heboh! Pameran Dokumen Epstein Dibuka, Jutaan File dan Hubungannya dengan Trump Dipajang
Pameran umumnya dikenal dengan atraksi yang unik dan menarik, namun tidak dengan pameran yang diselenggarakan oleh kelompok advokasi transparansi di Amerika Serikat. Mereka memamerkan berkas yang dirilis Departemen Kehakiman terkait Jeffrey Epstein di sebuah perpustakaan di New York.
Pameran Dibuat Terstruktur
Pameran yang diadakan di New York tersebut hanya menampilkan satu jenis dokumen, yaitu cetakan seluruh berkas terkait Jeffrey Epstein. Nama perpustakaan tempat pameran tersebut berlangsung adalah The Donald J Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room. Total dokumen yang dipajang mencapai sekitar 3,5 juta halaman yang disusun rapi di rak-rak perpustakaan.
Bagi yang berminat melihat dokumen tersebut, harus melakukan pendaftaran online sebelum mengunjungi perpustakaan di Tribeca, New York. Masyarakat umum tidak diperkenankan membaca seluruh isi berkas karena Departemen Kehakiman AS tidak menyamarkan nama-nama korban dalam dokumen tersebut. Hanya profesi tertentu seperti jurnalis dan pengacara yang diberi akses.
Hubungan Trump dan Epstein Terekspose
Selain menampilkan dokumen terkait Epstein, pameran juga mengungkap hubungan lama antara Presiden AS Donald Trump dengan Jeffrey Epstein. Keduanya diketahui berteman selama puluhan tahun sebelum akhirnya hubungan mereka retak pada 2004 akibat sengketa bisnis properti.
Meski namanya muncul dalam dokumen Epstein Files, Trump terus membantah melakukan kesalahan apapun. Pihak di balik pameran tersebut, Institute of Primary Facts, ingin mengedukasi masyarakat tentang korupsi di Amerika Serikat serta ancaman terhadap demokrasi melalui pengalaman langsung seperti pameran ini.












