Berita  

Kondisi Perang Tak Kunjung Berakhir: Pelaku Utama Negara Adidaya

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kecam Tindakan Israel Yang Berujung Penculikan Jurnalis Indonesia

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Ketua Umum Haedar Nashir mengecam keras tindakan Israel yang menyebabkan penculikan jurnalis Indonesia serta para relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan di Gaza, Palestina. Hal ini menjadi sorotan tajam di tengah berbagai konflik global yang sedang berkecamuk di berbagai belahan dunia.

Perjuangan Menjaga Perdamaian di Tengah Konflik Global

Kondisi konflik global yang semakin memuncak menjadi tantangan besar bagi masyarakat dunia. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menekankan bahwa upaya perdamaian global terhambat oleh pihak-pihak berpengaruh yang terlibat dalam konflik ini. Keputusan perang oleh sebagian negara adidaya menunjukkan kehilangan nilai kemanusiaan dalam falsafah hidup modern.

Menurut Haedar, setelah Perang Dunia I dan II, seharusnya dunia tidak lagi terlibat dalam perang. Namun, realitasnya menunjukkan hal yang berbeda. PBB sebagai badan persatuan bangsa harus memimpin upaya perdamaian tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ini. Namun, sulit untuk menghentikan perang saat pelakunya adalah negara adidaya dengan hak veto di PBB.

Aksi Penangkapan Jurnalis dan Aktivis oleh Israel

Muhmmadiyah juga mengecam tindakan Israel yang menjadikan kekerasan sebagai langkah intervensi politik terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang menuju ke Gaza, Palestina. Haedar Nashir menegaskan bahwa politik kekerasan hanya akan merugikan semua pihak, termasuk kasus penangkapan tiga jurnalis dan aktivis Indonesia oleh Angkatan Laut Israel.

Haedar menekankan perlunya tindakan dari PBB terhadap aksi Israel tersebut. Ia berharap agar PBB bisa turun tangan dalam menyikapi tindakan sewenang-wenang Israel terhadap rakyat Gaza dan pihak-pihak yang terlibat dalam misi perdamaian dan kemanusiaan ini. Israel diminta untuk bersikap bijaksana dalam mengatasi situasi di Palestina agar tercipta kedamaian yang sejati.

Source link