Berita  

Pemprov DKI Himbau Warga Jakarta Hindari Panic Buying Idul Adha

Harga Pangan di Jakarta Naik Jelang Idul Adha, Penyebab dan Langkah Pemerintah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur, Chico Hakim, mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying di tengah kenaikan harga pangan menjelang Idul Adha. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan terkait perayaan tersebut.

Penyebab Kenaikan Harga Pangan

Menurut Chico, selain karena permintaan yang tinggi, kenaikan harga pangan juga dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup tinggi. Hal ini berdampak pada penurunan produksi dan kualitas panen hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih. Situasi ini membuat harga pangan di pasaran menjadi tidak stabil.

Langkah Pemerintah dalam Mengatasi Kenaikan Harga Pangan

Untuk mengatasi kenaikan harga pangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta telah melakukan beberapa langkah konkret. Salah satunya adalah pemantauan rutin dan intensif harga pangan strategis di pasar tradisional, baik secara langsung maupun melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

Selain itu, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan produsen, distributor, BUMD seperti Perumda Dharma Jaya, dan pemerintah pusat untuk memastikan pasokan pangan tetap lancar. Jika diperlukan, intervensi pasar dilakukan, termasuk distribusi pangan bersubsidi dan pasar murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemprov DKI Jakarta juga menjamin ketersediaan stok hewan kurban melalui persiapan awal oleh Dharma Jaya, sehingga harga tetap terkendali dan terhindar dari lonjakan tak terduga.

Source link