Selebgram Brunei Habisi Sesama WNA di Blok M: Motif dan Hubungan Tersingkap
Pada hari Selasa, 26 Mei 2026, polisi mulai mengungkap fakta baru di balik kasus penganiayaan maut yang menewaskan seorang warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban tewas setelah diduga dihantam botol kaca oleh selebgram Brunei yang dikenal sebagai Woodyrman atau Mohamad Irman Ali (33).
Penyelidikan Menyeluruh oleh Pihak Kepolisian
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, Ajun Komisaris Besar Polisi Nugrahadi Kusuma, menjelaskan bahwa motif sebenarnya dari penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Berdasarkan keterangan dari polisi, kemungkinan terdapat persoalan internal di antara kedua pihak yang masih menjadi sorotan. Selain itu, polisi juga mengonfirmasi bahwa pelaku dan korban sebenarnya sudah saling mengenal sebelum kejadian tragis tersebut terjadi.
Kronologi Kasus yang Menyedihkan
Kejadian ini bermula dari keributan di Blok M Hub, Melawai, Kebayoran Baru, pada 6 Mei 2026. Dalam video yang tersebar luas di media sosial, terlihat korban terlibat dalam cekcok dengan pelaku sebelum akhirnya tergeletak tak berdaya di jalan setelah diduga dipukul menggunakan paper bag yang berisi botol kaca. Meski sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.
Pelaku penganiayaan, berinisial MIA, ditangkap pada 25 Mei 2026 di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Bersamaan dengan penangkapan tersebut, polisi telah menetapkan selebgram Brunei, Mohamad Irman Ali, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.












